Kaitan antara Ozon dan Oksigen

Juli 13, 2008 oleh jkrisnomo

Ozon dan Oksigen,

Perbedaan dan Manfaat bagi kesehatan.

Stalgijk-130708

Semut Keputusan

Juli 13, 2008 oleh jkrisnomo

Semut,

Pengambil Keputusan

Selama ini semut diketahui sebagai makhluk sosial dan pintar. Jadi tak heran kalau semut menjadi pengambil keputusan yang andal. Koloni semut terbukti dapat mengambil keputusan dengan cepat saat berburu mangsa, tidak hanya menentukan jalur lalu lintas dari sumber makanan ke sarang. Ini terbukti saat iring-iringan semut berhasil beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya saat ada rintangan.

Untuk menguji kemampuan semut menghadapi masalah, Audrey Dussutour dan timnya dari Universitas Sydney, Australia, meletakkan lembaran plastik yang sangat dekat dengan permukaan jalur rombongan semut pemotong daun yang sedang mengangkut mangsa. Meski ruang di bawah lembaran plastik masih dapat dilalui semut, potongan daun mustahil melaluinya. Agar semut tidak mencari jalan memutar, jalur sekitarnya ditutup.

“Mengejutkan, kemacetan tidak terjadi karena semut-semut tersebut segera belajar untuk memotong-motong daun menjadi lebih kecil,” ujar Dussutour. Setelah 24 jam, semut tidak hanya memotong, melainkan menggulungnya sehingga lebih mudah dibawa di bawah lapisan plastik yang terlalu sempit.

Hal tersebut menunjukkan bahwa semut benar-benar pengambil keputusan yang hebat. Mereka tidak hanya beradaptasi, namun mengembangkan strategi yang lebih baik. Para peneliti menyatakan, strategi tersebut mungkin dikembangkan dari proses yang disebut social fasilitation (kemudahan sosial).

Dalam hal ini, saat plastik menghalangi, beberapa ekor semut yang sebelumnya membawa daun ukuran besar akan memotong-motongnya agar sesuai dengan ukuran lorong dan tetap berada di dalam lorong. Sementara semut yang belum membawa daun akan bertemu dengannya dan mendapat informasi tersebut.

Namun, untuk mengetahui bagaimana strategi mulai terbentuk, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Para peneliti harus melakukan pengamatan lebih lanjut kepada masing-masing individu, misalnya dengan menandainya menggunakan pewarna, untuk melihat proses pengambilan keputusan itu.

(Sumber : www.kompas.com /NewScientist/Wah/080708)

Kata Bijak :

Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka. Namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama, hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka. (Alexander Graham Bell)

Infokita-kita : Semut Ambil Keputusan – Stalgi jk-100708

Sensasi Krakatau

Juli 12, 2008 oleh jkrisnomo

Sensasi Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau (305 meter) di Selat Sunda yang mulai tumbuh 20 Januari 1930 adalah satu-satunya gunung api saksi amukan Gunung Krakatau (813 meter) pada 27 Agustus.1883.

Ketika Krakatau meletus, terlontar 18 kilometer kubik materi vulkanik, asap yang tingginya mencapai 80 kilometer, dan gelombang tsunami setinggi 30 meter sepanjang pantai barat Banten dan pantai selatan Lampung.

Menurut Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Surono, Indonesia patut berbangga mempunyai satu- satunya saksi tsunami di laut. Pemerintah dapat memaksimalkan pemanfaatan informasi tentang Anak Krakatau untuk pendidikan dan berbagai bentuk sajian wisata, baik bahari, hutan, pantai, geologi, maupun gunung api.

”Pijaran api dari mulut kawah yg bisa dilihat dalam radius 5 kilometer, dentuman.pascaletusan,pemandanganmatahari terbit, dan terbenam bisa menjadi sensasi bagi wisatawan,” kata Surono.

Selain itu, ada tiga monumen peninggalan Gunung Krakatau yang tidak kalah menarik, Pulau Rakata, Serung, dan Panjang menjadi sajian bekas bentukan Kaldera Krakatau. Selain biawak sebagai satwa endemis, di sana adalah tempat hidup bagi 206 jenis fungi, 13 jenis lumut kerak, 61 jenis Pteridophyta dan 257 Spermatophyta.

”Gunung ini sangat hebat. Pemandangannya mengagumkan. Beruntung negara Anda mempunyai fenomena alam seperti ini. Keindahan gunung yang muncul dari laut jarang ditemui di negara lain,” kata Jon, pengunjung yang mengaku dari Norwegia, ketika ditemui di Gunung Anak Krakatau beberapa waktu lalu.

(Foto/Naskah:KompasImages/Cornelius.Helmy.Herlambang-240608)

Mutiara Kata :

Jangan buang hari ini

dengan mengkuatirkan hari esok.

Gunung pun terasa datar,

ketika kita sampai kepuncaknya.

(Phi Delta Kappan)

Infokita-kita : Gunung Anak Krakatau – Stalgi jk-290608

Bayi Buaya

Juli 11, 2008 oleh jkrisnomo

Ilustrasi: Anak buaya yang baru memecahkan telur.

Bayi Buaya,

Ngobrol Sebelum Menetas

Bayi buaya mulai “bercakap-cakap” satu dengan lainnya dan dengan induk mereka beberapa saat sebelum menetas. Agaknya mereka mengeluarkan suara sebagai tanda bahwa waktunya untuk lahir sudah tiba.

“Buaya-buaya kecil itu mengeluarkan suara ‘heem! hemm! hemm!’ tepat sebelum menetas”, tulis Amelie Vergne dan Nicolas Mathevon, dua peneliti dari Universite Jean Monnet di Saint-Etienne.”Induk buaya bereaksi sangat kuat untuk memainkan kembali panggilan prapenetasan, kebanyakan dari mereka dengan menggali pasir,” tulis kedua peneliti tersebut di jurnal Current Biology.

Peneliti itu mengamati 10 buaya dan telurnya, mencatat suara yang dikeluarkan bayi-bayi buaya tersebut dan kemudian memainkannya, serta suara acak, ke induk buaya. Suara itu tampaknya menggelitik bayi buaya untuk mulai memecahkan kulit telur mereka, tulis Vergne dan Mathevon.

“Di kebun binatang kami melakukan uji coba, telur dipindahkan dalam beberapa hari setelah dikeluarkan induk buaya. Meskipun begitu, betina buaya tetap menjaga sarangnya,” kata mereka.

Mathevon mengatakan, banyak bayi buaya mulai makan tepat setelah menetas, jadi mungkin penting bagi mereka semua untuk menetas secara bersama dan bagi induk mereka untuk berada di sana saat mereka menetas.

“Dalam kondisi ini, penting bagi semua embrio di sarang itu untuk siap menetas pada saat bersamaan sehingga mereka semua dapat menerima perlindungan dan perawatan buaya dewasa,” kata Mathevon dalam satu pernyataan.

( Sumber:www.kompas.com/240608/Ant )

Kata Bijak :

Komunikasi

adalah sesuatu yg mudah,

susahnya ialah apabila kita

tidak menyebutnya dng perkataan yg mudah.

(T.S Matthews)

Infokita-kita : Bayi Buaya– stalgi jk 100708


Kedaluarsa

Juli 8, 2008 oleh jkrisnomo

PENENTUAN KEDALUWARSA PANGAN

Label makanan yg tertera pd kemasan dimaksudkan agar konsumen mengetahui keamanan dan kandungan gizinya. Informasi yg dicantumkan dapat berupa nama produk, sertifikasi halal, komposisi, informasi gizi, waktu kedaluwarsa, identifikasi asal produk dll.

Penurunan kualitas makanan pasti akan terjadi sejalan dg bertambahnya umur. Salah satu indikasi bahwa saat penurunan mutu telah tiba adalah dg melihat kode atau tgl kedaluwarsa yg tercantum disalah satu sisi dari kemasan.

Beberapa faktor yg mempengaruhi penurunan mutu di antaranya suhu, kelembaban, oksigen (O2), dan sinar. Kecepatan penurunan mutu itu tergantung jenis produk, kemasan, dan kondisi lingkungan penyimpanan.

Bagaimana waktu simpan atau kedaluwarsa ditentukan ? Apakah produsen dengan bebas dapat menentukan sendiri sampai kapan produknya dijamin aman utk dikonsumsi demi utk kepentingan komersial ? Tentunya harus ada etika, batasan dan penjelasan secara ilmiah yg mendukung pencantuman suatu nilai batas waktu kedaluwarsa.

Menurut Prof. Dr.Ir.Dedi Fardiaz M.Sc., Ahli Pangan terkenal dari IPB, penurunan mutu produk bisa dicerminkan dari tingkat ketengikan akibat oksidasi oleh O2, tumbuhnya mikroba yg memungkinkan terjadinya perubahan citarasa, perubahan wujud dari cair menjadi kristal akibat penguapan atau bubuk menjadi gumpalan akibat penyerapan uap air, dan perubahan mencoklat atau browning sebagai dampak reaksi kimia yg terjadi pada produk itu selama masa penyimpanan. Sementara untuk indikator yg tak tampak atau dirasakan bisa diperlihatkan dari penurunan kandungan vitamin atau penurunan mutu protein karena proses denaturasi.

Atas dasar itu, umumnya produk pangan/makanan dalam kemasan disertai tgl kedaluwarsa pd kemasannya. Dlm bahasa kerennya disebut Expired Date atau Best Used Before. Artinya, produk itu memiliki mutu prima hanya sampai batas waktu tersebut. ”Bukan berarti setelah tanggal kedaluwarsa produk itu langsung beracun, tetapi produk itu sudah tidak layak dikonsumsi. Jadi, penggunaan yg terbaik hanya sebelum tanggal kedaluwarsa,” jelas Dedi Fardiaz.

Utk menentukan waktu kedaluwarsa suatu produk kita harus tahu rejection point, saat produk itu ditolak karena penurunan mutu. Dari rejection point, bisa diperkirakan masa simpannya, sehingga bisa ditentukan expired date-nya. Semula, cara atau metoda mengetahui rejection point ini memerlukan waktu cukup lama, karena harus menguji sampai produk ditolak. Namun, Pusat Antar Universitas (PAU) Pangan dan Gizi IPB, bersama Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pangan IPB serta Fakultas Teknologi Pertanian IPB berhasil mengembangkan cara atau metode utk mengetahui masa simpan produk pangan/makanan itu menjadi lebih singkat, yang disebut Accelerated Self-Life Test (ASLT).

Metode ini dilakukan dg mempercepat proses atau reaksi penurunan mutu dlm suatu percobaan. Biasanya dg menaikkan suhu penyimpanan pd beberapa tingkat suhu sampai dg 35 – 45 oC. Parameter yg diuji tergantung pd jenis produknya dan dipilih salah satu parameter yg paling cepat mempengaruhi penerimaan konsumen.Utk produk berlemak parameternya biasanya ketengikan, produk yg disimpan dalam bentuk beku atau dalam kondisi dingin (misalnya susu pasteurisasi) parameternya berupa pertumbuhan mikroba, produk berwujud bubuk, cair, atau kering yg diukur kadar air nya dll.

Dg metode ini, waktu yg dibutuhkan untuk menduga masa simpan suatu produk bisa di persingkat. Produk yg masa simpannya 8 bulan sampai 12 bulan misalnya, proses penentuan rejection point-nya cukup memerlukan waktu paling lama 2 bulan.

Beberapa metode lain yg juga dilakukan utk menentukan waktu kedaluwarsa adalah

Data Literature Value ( umur simpan produk mengacu pada umur simpan produk sejenis yg telah diketahui sebelumnya ), Distribution Turn Over ( umur simpan produk mengacu pada waktu distribusi sebagai perkiraan) dan Consumer Complaints ( umur simpan berdasarkan keluhan konsumen ). Kombinasi Metode Accelerated Self-Life Test (ASLT) dan beberapa metode tsb diatas dapat memberikan suatu nilai atau batas waktu simpan – kedaluwarsa yg lebih mendekati nilai valid suatu produk.

Sumber :

www.panganplus.com – Predict Your Product’s Shelf Life Instantly, www.indomedia.com/intisari/1997/mei

Menentukan Kedaluwarsa Dengan Singkat.

Disusun ulang oleh : J.Krisnomo


KELIMUTU

Juli 7, 2008 oleh jkrisnomo

Kelimutu

Danau Tiga Warna

Kelimutu yang merupakan gabungan dari kata keli yang berarti gunung dan mutu yang berarti mendidih itu merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang sangat terkenal di Ende, Pulau Flores, selain Komodo, kampung tradisional Bena, dan taman laut Riung yang indah.

Di sanalah, di puncak Gunung Kelimutu, di kawasan Taman Nasional Kelimutu, terdapat Danau Kelimutu atau Danau Tiga Warna. Bahkan, danau ini oleh dunia disebut sbg salah satu dari sembilan keajaiban dunia.

Awal mulanya daerah ini diketemukan oleh Van Such Telen, warga negara Belanda, tahun 1915. Keindahannya dikenal luas setelah Y. Bouman melukiskan dalam tulisannya tahun 1929. Sejak saat itu wisatawan asing mulai datang menikmati danau yang dikenal angker bagi masyarakat setempat. Mereka yang datang bukan hanya pencinta keindahan, tetapi juga peneliti yang ingin tahu kejadian alam yang amat langka itu.

Gunung Kelimutu adalah Gunung yang memiliki tinggi 1.640 meter di atas permukaan laut, memiliki tiga buah kepundan di puncaknya yang disebut Danau Kelimutu.Ketiga danau Kelimutu ini memiliki warna air yang berbeda-beda dan berubah seiring dengan perjalanan waktu. Dari warna merah menjadi hijau tua kemudian merah hati. Kadang menjadi warna cokelat kehitaman dan biru.

Terjadinya perubahan warna-warna tersebut secara teori dapat dijelaskan sebagai akibat pengaruh kadar belerang dan berbagai unsur kimia yang terkandung didalamnya.

Luas ketiga danau itu sekitar 1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik. Batas antar danau adalah dinding batu sempit yang mudah longsor. Dinding ini sangat terjal dengan sudut kemiringan 70 derajat. Ketinggian dinding danau berkisar antara 50 sampai 150 meter.

Gunung Kelimutu meletus terakhir pd 1886 dan meninggalkan tiga kawah berbentuk danau yg air nya berwarna Merah(tiwu ata polo), Biru(tiwu ko’o fai nuwa muri), dan Putih(tiwu ata mbupu). Ketiga warna ini mulai berubah sejak 1969 saat meletusnya Gunung Iya di Ende, dan perubahan warna itu pernah serupa.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, Danau Kelimutu sebagai tempat bersemayam arwah leluhurnya. Danau dengan air warna MERAH merupakan tempat berkumpulnya para arwah dari berbagai belahan bumi, arwah orang jahat, danau BIRU dipercaya sebagai tempat bersemayamnya arwah para pemuda-mudi, dan danau PUTIH dipercaya sebagai tempat bersemayamnya arwah orang tua.

Perpaduan keindahan danau Kelimutu, hutan pinus dan kicauan burung disekitar kawah gunung, sungguh merupakan sebuah lukisan alam yang mengagungkan dari Sang Pencipta.

Tidak salah bila dikatakan bahwa danau Kelimutu merupakan salah satu dari sembilan Keajaiban Dunia.

(Sumber:www.florestourismboard.com, www2.kompas.com)

Mutiara Kata

Ada kalanya

kita mesti berjuang,

serta belajar menyikapi segala rahasia

dalam kehidupan ini.

Infokita-kita : Danau Kelimutu Stalgi jk-220608

Jkrisnomo’s Weblog › Sunting — WordPress

Juli 7, 2008 oleh jkrisnomo

MALAS

Juli 7, 2008 oleh jkrisnomo

Malas

Banyak artikel motivasi memberikan tips tentang “Bagaimana “cara” menghilangkan rasa malas ?”

Antara lain dengan memelihara disiplin, menetapkan tujuan, terus berlatih, mengerjakan pada kesempatan pertama, berkumpul dengan orang orang positif, tekun dsb.

Namun justru disitu letak persoalannya, biasanya para pelaku “malas” merasa tidak berdaya (powerless) untuk keluar dari “penjara” malas.

Rasa malas sebagai suatu bentuk sistem perlindungan tubuh atau EWS (early warning system) terhadap sesuatu yang dianggap sebagai ancaman, dapat berupa tanggung jawab yang harus diambil oleh pelaku namun dirasakan melebihi dari kapasitas yang disanggupi.

Hal tersebut dapat disebabkan antara lain oleh minat yang tidak sesuai, gap antara tantangan dan kompetensi yang dimiliki, penolakan terhadap dominasi, timing yang tidak tepat dsb.

Jika rasa malas menjadi tidak terkendali dan berubah menjadi “kebiasaan”, hal tersebut harus diwaspadai sebagai “cara” respon diri yang salah terhadap tanggung jawab atau penugasan.

Sama seperti proses terbentuknya “kebiasaan buruk” lainnya, hal tersebut dapat diawali dari “keyakinan salah” yang dipupuk terus menerus ataupun pengalaman buruk masa lalu. Jika kebiasaan tersebut tidak diubah maka “pola” nya dapat pula dipakai sebagai referensi yang salah dalam membangun kebiasaan baru lainnya.

Perubahan harus segera dilakukan, karena kebiasaan malas mengikuti pola “thanatos” yaitu siklus yang semakin lama semakin menghancurkan seperti : rasa malas – menunda pekerjaan – kualitas pekerjaan buruk – marah pada diri sendiri / dimarahi atasan – menghukum diri sendiri – merasa tidak mampu – semakin malas – semakin menunda pekerjaan dst.

Penundaan hanya pemborosan waktu, mengancam karir dan masa depan.

Catatan : Test Blog, Sumber Artikel belum dicantumkan. jk070708

Motivasi Kata :

AGAR TAK MALAS,

MULAILAH SEGERA MELAKUKAN SESUATU

HANYA UNTUK 5 MENIT SAJA.

SERINGKALI YANG TADINYA MALAS

BERUBAH MENJADI SEMANGAT DAN RAJIN.

Sumber : Servo/Isywara M/070308.

Infokita-kita : Malas – Stalgi jk200608


WAKTU

Juni 29, 2008 oleh jkrisnomo

WAKTU

Tak seorangpun tahu kapan Waktu mulai bergerak

dan entah kapan Sang Waktu berhenti berjalan.

Yang pasti sampai detik ini Dia terus bergerak dan terus bergulir.

Entah anda menghargai Waktu dengan memanfaatkan sebaik-baiknya

atau selalu menyia-nyiakan Waktu dengan aktivitas yang tidak bermanfaat.

Dia tetap diam dan terus berjalan tanpa memihak kepada siapapun,

tanpa membantu siapapun, tetapi Dia bernilai untuk siapapun.

Dia tidak pernah kalah dan tidak akan usang.

Dia selalu baru, selalu segar dan tegar.

Hanya kitalah sebagai manusia,

lambat atau cepat pasti akan termakan oleh proses Sang Waktu.

Waktu untuk kehidupan seorang manusia tidak lama dan sangat terbatas,

maka sepantasnya harus kita isi kehidupan ini dengan Produktivitas

yang sangat bermanfaat, baik bagi diri pribadi

dan bagi manusia-manusia lainnya.

Kesadaran akan Nilai Waktu harus selalu diingatkan,

dipelihara dengan rasa syukur yang besar terhadap Sang Pencipta.

Dengan demikian kita akan menghargai nilai keberadaan Sang Waktu

dan nilai-nilai diri kita sebagai manusia, sehingga kita akan selalu berusaha

untuk dapat menikmati Proses Waktu itu dengan kualitas kehidupan

yang makin lama makin indah, nikmat, bahagia dan sangat berarti.

Nikmati Waktu mu yang masih ada !

Hargai Waktu mu yang masih tersisa !

Mutiara Kata:

Menyia-nyiakan waktu setiap hari adalah pemborosan hidup,

bekerja penuh semangat dan menjadi orang yang berguna

adalah membangun kehidupan kita sendiri.

Infokita-kita : Waktu , Stalgi jk-280608 /Sumber : Andrie Wongso.

KISS

Juni 18, 2008 oleh jkrisnomo

K I S S
Keep It Simple Stupid

Berpikir sederhana, mungkin memang terlihat mudah. Namun tak jarang solusi sederhana justru terlewatkan.
Saat kita menghadapi suatu masalah yang sebenarnya sederhana, terkadang kita justru mencari cara-cara yang rumit.

Kisah-kisah berikut mungkin bisa jadi bahan pemikiran, betapa berpikir sederhana justru mampu mengatasi masalah-masalah yang terlihat rumit .

1. Detektor Kotak Sabun


Salah satu dari kasus yang ada adalah kasus kotak sabun yang kosong, yang terjadi di salah satu perusahaan kosmetik yang terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun (terbuat dari bahan kertas) kosong.
Dengan segera pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah dipak ke departemen pengiriman. Karena suatu alasan, ada satu kotak sabun yang terluput dan mencapai bagian pengepakan dalam keadaan kosong. Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut.
Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong. Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit.
Tetapi saat ada seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak berpikir tentang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda. Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industri yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan, karena kotak sabun terbuat dari bahan kertas yang ringan.

2. Bolpen Luar Angkasa


Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena. Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu dekade dan 12 juta dolar. Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai dari di bawah titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius.
Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia ?. Mereka menggunakan pensil!.

3. Lift yang Sibuk


Suatu hari, pemilik apartemen menerima komplain dari pelanggannya. Para pelanggan mulai merasa waktu tunggu mereka di pintu lift terasa lama seiring bertambahnya penghuni di apartemen itu. Dia (pemilik) mengundang sejumlah pakar untuk men-solve.
Satu pakar menyarankan agar menambah jumlah lift. Tentu, dengan bertambahnya lift, waktu tunggu jadi berkurang. Pakar lain meminta pemilik untuk mengganti lift yang lebih cepat, dengan asumsi, semakin cepat orang terlayani. Kedua saran tadi tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.
Tetapi, satu pakar lain hanya menyarankan satu hal, “Inti dari komplain pelanggan anda adalah mereka merasa lama menunggu”. Pakar tadi hanya menyarankan untuk menginvestasikan kaca cermin di depan lift, agar pelanggan teralihkan perhatiannya dari pekerjaan “menunggu” dan merasa “tidak menunggu lift”.

Moral cerita ini adalah sebuah filosofi yang disebut KISS (Keep It Simple Stupid), yaitu selalu mencari solusi yang sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun dapat melakukannya.

Cobalah menyusun solusi yang paling sederhana dan memungkinkan untuk memecahkan masalah yang ada.

Maka dari itu, kita harus BELAJAR untuk FOKUS pada SOLUSI daripada pada ber FOKUS pada MASALAH.

Sumber : NN

Mutiara Kata :
Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka.
Namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama.
Hingga kita tidak
melihat pintu lain yang telah terbuka.
(Alexander Graham Bell)

Infokita-kita : KISS – Stalgi jk 240408